POSKOTACOID – Belum bayar zakat fitrah padahal sudah mau Idul Fitri? Yuk, simak cara bayar zakat fitrah online yang diulas dalam artikel ini.
Hanya dalam hitungan hari, umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Itu berarti, batas waktu pembayaran zakat fitrah sudah hampir berakhir.
Zakat merupakan rukun Islam ketiga yang wajib dikeluarkan pada bulan Ramadhan oleh umat Islam yang mampu dengan tujuan untuk menyucikan diri.
Baca Juga: Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda, Ini Penjelasan MUI soal Hilal
Batas waktu bayar zakat dimulai dari hari pertama Ramadhan hingga sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri.
Bagi kamu yang belum membayar zakat fitrah karena lupa atau memiliki kesibukan yang membuat mu tidak sempat menunaikan zakat secara langsung, maka tak perlu risau.
Di era digital seperti saat ini ada banyak platform yang menyediakan layanan pembayaran zakat fitrah online. BAZNAZ pun menegaskan bahwa membayar zakat secara online diperbolehkan asalkan platform yang dipilih terpercaya.
Baca Juga: Lebaran 2026 Hari Jumat atau Sabtu? Ini Jadwal Pemerintah dan Muhammadiyah
Beberapa platform, seperti DANA, Shopee, dan Tokopedia diketahui bekerja sama dengan BAZNAZ, Lembaga Amil Zakat (LAZ), Dompet Dhuafa, dan lembaga amil lainnya dalam proses penyaluran zakat kepada para mustahik atau penerima zakat.
Oleh karenanya, masyarakat dapat membayar zakat fitrah dengan lebih praktis lewat sejumlah platform tersebut.
Cara Bayar Zakat Fitrah Lewat Platform Online
Bagi kamu yang mau bayar zakat fitrah online dengan praktis dan cepat, simak beberapa platform yang dapat digunakan beserta langkah-langkah pembayarannya.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.